Cara Menggunakan Media Converter Fiber Optik

  • admin
  • Jul 23, 2022

Konektivitas fiber tembaga saat ini semakin marak digunakan di berbagai sektor dan industri. Cara menggunakan media converter fiber optik pun harus dipahami dengan benar. Tujuannya untuk keamanan koneksi dan membangun jaringan LAN dengan fiber optik.

Media converter jenis ini dikenal ideal untuk instalasi pusat data yang cukup luas maupun lingkup lebih kecil. Pemasangan koneksi jaringan menggunakan konverter sebenarnya tidak jauh berbeda dengan metode kabel biasa. Namun, metodenya mungkin sedikit khusus karena jangkauannya.

Fungsi Media Converter Fiber Optic

Media converter fiber optic dikenal sebagai tools yang memungkinkan proses pengubahan data kabel UTP ke kabel FO. Jika tidak dilakukan konversi, kabel UTP tidak bisa digunakan untuk transmisi jarak jauh. Mengingat jenis kabel tersebut memang hanya memiliki jangkauan maksimal 100 meter.

Oleh karena itu, dibutuhkan fiber optik sebagai media transmisi efektif dalam membangun konektivitas. Namun, tidak semua sambungan membutuhkan kabel FO. Perangkat lainnya seperti switch, hub, dan router masih mengandalkan kabel UTP sebagai media transmisi.

Converter fiber optik ke RJ45 pun dibutuhkan karena hanya port tersebut yang tersedia. Solusinya adalah dengan menghubungkan kabel FO ke switch atau router. Dalam hal ini, tentunya kita akan membutuhkan sebuah media converter.

Cara Menggunakan Media Converter Fiber Optik

cara menggunakan fiber optic

Media converter fiber optic diperlukan apabila kamu hendak membuat sambungan jarak jauh. Terutama dengan transmisi kabel FO yang jangkauannya lebih memadai dibanding kabel UTP. Misalnya ketika hendak membangun jaringan RT/RW net.

1. Menggunakan Konverter Media FO Tunggal

Menggunakan Konverter Media FO Tunggal

Cara menggunakan media converter fiber optik yang pertama yaitu dengan menghubungkan kabel kawat ke perangkat fiber. Contohnya kamu bisa menyiapkan konverter  1 x RJ45 dan sebuah slot SFP. Setelah itu, hubungkan sakelar B yang merupakan eternet.

Sedangkan sakelar A adalah tampilan RJ45 ke bagian sakelar SFP. Cara memasang kabel fiber optik ke kabel kawat tembaga cukup mudah, berikut caranya.

  • Sambungkan port tembaga dari sakelar B ke port menggunakan kabel UTP, misalnya tipe Cat5 atau diatasnya.
  • Hubungkan modul optik SFP ke slot SFP, sedangkan slot lainnya dicolokkan pada sakelar A.
  • Sambungkan kabel patch fiber ke dalam konverter media.
  • Selanjutnya untuk modul optik SFP dihubungkan pada sakelar A.

2. Menggunakan Dua Buah Konverter Media FO

Selain menggunakan konverter media FO single, kamu juga bisa menerapkannya sepasang. Tujuannya yaitu untuk menghubungkan dua buah sistem kabel tembaga. Dengan demikian, jarak transmisi pun bisa lebih jauh.

Metode ini juga dikenal cukup umum agar bisa menggunakan konverter media pada jaringan. Diperlukan teknik yang tepat agar bisa memasangnya dengan baik.

Pada langkah-langkah di bawah ini, kamu perlu menyambungkan konverter media via modul optik, kabel fiber, kabel kawat tembaga, dan sakelar A/B.

  • Langkah pertama, siapkan kabel UTP untuk menghubungkan port tembaga di sakelar A ke konektor Lakukan hal ini dengan tepat pada konverter media FO 1.
  • Setelah itu, colokkan modul ke slot SFP dari konverter media FO 1.
  • Untuk modul SFP lainnya bisa dimasukkan ke dalam slot SFP dari konverter media FO 2.
  • Selanjutnya, gunakan kabel fiber agar konverter media FO 1 dan konverter media FO 2 bisa tersambung.
  • Bagian kabel UTP bisa digunakan untuk menghubungkan konektor RJ45 konverter media fiber FO 2 ke sakelar B.

Langkah-langkah di atas pada dasarnya dilakukan pada converter HTB yang merupakan salah satu media konverter FO yang paling banyak digunakan. Perbedaan HTB -3100 a dan b juga perlu dipahami agar kamu tidak menghubungkannya ke port yang salah.

Cara Kerja Media Converter

cara menggunakan fiber optic

Pada dasarnya, modul optik merupakan tools yang bisa dihubungkan dengan memanfaatkan panas. Jadi, kamu tidak perlu menonaktifkan konverter ketika mencolokkan modul ke konektor yang sudah disesuaikan.

Oleh karena itu, kabel patch fiber wajib dilepas sebelum memasang modul optik ke konverter media. Setelahnya, baru bisa memasukan kabel ke modul optik pada jaringan.

Adapun untuk converter media sendiri sebenarnya merupakan perangkat yang sama dengan converter media FO. Alat tersebut kerap kali digunakan pada MAN, yaitu di area metropolitan.

Fungsinya adalah untuk memasukkan dan mencatat alur transportasi jaringan kepada klien yang bekerja sama di area MAN. Dengan demikian, koneksi yang dibuat dari fiber ke fiber atau tembaga ke tembaga pun bisa dilakukan dengan mudah.

Adapun penyebab converter  FO rusak biasanya karena adaptor tidak tersambung dengan benar pada media converter. Kendala juga bisa ditemukan pada port tertentu sehingga menyebabkan HTB mati.

Oleh karena itu, kamu perlu memahami cara memperbaiki HTB dengan memeriksa bagian adaptor dan portnya terlebih dahulu. Solusi serupa juga bisa diterapkan untuk mengatasi lampu fx tidak menyala.

Tipe Media Konverter Berdasarkan Media Transmisi

Cara menggunakan media converter optik memang berbeda, yaitu tergantung dari transmisi yang digunakan. Terdapat konverter media fiber ke fiber serta tembaga ke fiber, berikut lebih jelasnya.

1. Konverter Media Tembaga ke Fiber

Konverter Media Tembaga ke Fiber

Tipe konverter media ini memungkinkan sambungan unit LAN berbasis tembaga pada jarak yang cukup lama. Biasanya koneksi ini dilakukan melalui tautan fiber optik yang dibutuhkan. Tak heran jika akhirnya bisa melindungi informasi dari gangguan dan kebisingan.

Konverter media tembaga ke fiber tidak hanya menyediakan konektivitas untuk LAN. Melainkan juga Fast Ethernet, 10 Gigabit Ethernet, dan Gigabit.

2. Konverter Fiber to Fiber

Konverter Fiber to Fiber

Fiber to fiber media converter berguna untuk menyediakan konektivitas antara mode tunggal dan fiber multimode. Tidak hanya itu, proses ini juga membuat konversi panjang bergelombang yang efektif.

Adapun untuk fiber multimode sendiri memang bisa menjangkau jarak transisi 2 KM. Penggunaannya yaitu untuk memperpanjang LAN melalui kabel fiber yang sesuai.

Jenis-Jenis Media Converter Fiber Optic Terbaik Berdasarkan Fungsinya

Ada berbagai macam media converter yang bisa digunakan untuk pemasangan kabel yang efektif pada protoko. Berdasarkan fungsinya, berikut beberapa jenis media protokol yang biasa ditemukan.

1. Konverter Industri Tidak Terkelola

Konverter Industri Tidak Terkelola

Jenis konverter ini nama lainnya adalah plug-and-play converter.  Cara kerjanya memudahkan pemula dalam pemasangan media konverter. Alat ini performanya terbilang lumayan di area tertentu, misalnya kampus kecil atau lingkup organisasi.

2. PoE & Non-PoE Media Converter

PoE & Non-PoE Media Converter

Apabila kamu mencari media converter yang bisa menyesuaikan anggaran dengan baik, maka Power-over-Ethernet atau PoE bisa menjadi pilihan. Perangkat yang support PoE biasanya menyediakan energi untuk gadget komunitas melalui kabel kawat yang sejenis.

3. Chassis-Based vs Standalone Media Converter

Chassis-Based vs Standalone Media Converter

Pada dasarnya, jenis konverter media ini berdiri secara kompak dan tidak terlalu rumit dalam pemasangannya. Penerapannya sendiri biasanya pada lingkungan terbatas, misalnya kotak distribusi atau lemari telekomunikasi.

Cara menggunakan media converter fiber optik sendiri bisa dipasang pada jaringan LAN dan membuatnya memiliki keuntungan tersendiri. Metode sambungan FO dikenal lebih fleksibel sehingga bisa dikustomisasi sesuai jangkauan jaringan yang dibutuhkan.

Biaya pemasangan pun bisa lebih hemat, terutama jika kamu ingin memperpanjang jarak transmisi menggunakan infrastruktur kabel. Namun, sebaiknya memang memilih konverter media  yang tepat di pasar dan disesuaikan dengan budget yang ada.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published.